Arsip

Posts Tagged ‘ibadah’

Ikhtiar dalam Ketetapan Allah

Oktober 17, 2009 cak mamad 15 komentar

Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia). QS. 28 ayat 68

Allah swt adalah yang menciptakan mahkluk termasuk manusia, dan Dia pulalah yang memilihkan (menetapkan) takdir (qodho) yang harus manusia itu alami saat ia terlahir didunia karena itulah Dia adalah yang Maha Menentukan dan Memaksakan Kehendak.

Bila semuanya telah Allah tetapkan lalu dimanakah letak perlunya kita harus bekerja, beribadah dan berdoa – mengantungkan diri pada Allah?

Allah swt telah tetapkan namun Dia rahasiakan penetapan tersebut, namun Allah hanya berikan satu jaminan bahwa rezeki untuk mahkluk pasti akan sampai pada dirinya seperti ajal yang selalu mencari dan membuntuti manusia. Allah perintahkan manusia untuk beribadah hanya kepadaNya bukan kepada syaithan dan taghut. Bekerja dan berdoa adalah salah satu rangkaian dari proses beribadah kepada Allah swt.

Mengapa harus bekerja?, ayat-ayat Allah swt bukan hanya ada dalam kitab suci Al Qur’an, Injil, Zabur dan Shuhuf lainnya namun Ayat-Ayat Allah ada juga dalam dada orang-orang beriman dan dalam Alam semesta ini – inilah ayat kauniyah Allah swt.

Ayat-ayat kauniyah Allah menerangkan hubungan sebab dan akibat, ayat-ayat tersebut adalah sunatulloh dialam semesta, dan ayat tersebut adalah hukum (syariat) Allah swt bagi mahkluk Nya dimuka bumi ini.

Ketetapan pilihan Allah atas mahklukNya beredar dalam hukum syariat ini – dengan kata lain berjalan melalui sunatulloh Nya, karena itu Allah mengilhamkan kepada mahklukNya (termasuk manusia) kepandaian yang dapat ia pergunakan untuk menggali (meraih) nikmat karunia Allah (melalui proses ibadah yang dinamakan bekerja) seperti itu pulalah Allah mengilhamkan kecerdasan kepada lebah madu untuk membuat sarang dan mencari kuncup bunga yang sudah matang dan berkembang, kecerdasa yang sama pula yang menuntun rayap dan semut tanah mengatur arsitektur rumah mereka dialam semesta ini.

Categories: Tazkiyatun Nafs Tag:,

Bukan Ibadah mu yang membersihkan mu

Juli 29, 2009 cak mamad 3 komentar

Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih?. Sebenarnya Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak aniaya sedikitpun. (QS An Nisaa’ ayat 49)

Allah swt pun menyindir manusia, bahwa kita tidak akan mampu beriman, taat bertakwa kepada Allah, dan bahkan bertaubat sekalipun membersihkan diri kita dari dosa-dosa yang telah lalu kecuali Allah swt sendiri yang mengijabahi permintaan, pertaubatan kita.

Sesungguhnya bukan amal kita, bukan shalat kita yang menghantarkan kita sampai pada Allah namun kesucian nita kita yang ada dalam Hati yang bersih (Qolbin salim) itulah yang akan diangkat oleh Allah sendiri melalui rahmad-Nya.

Samiallahu liman hamidah, Robanna Lakal hamdu

sesungguhnya semua puji dan kebesaran adalah milik Allah swt dan harus kita kembalikan pada Allah swt, itulah mula yang akan menghantarkan kita pada titik nol.

Categories: Uncategorized Tag: