Acara Malam Pergantian Tahun
Malam Tahun baruan ngapain? Banyak pilihan untuk merayakan pergantian malam tahun baru. Mayorits acaranya senang-senang, hura-hura nyetel cd kenceng-kencengan atau gitaran sambil nyanyi-nyanyi. Jagung bakar, ayam bakar, ikan bakar bahkan ada juga yg ngeluarin menu kambing guling. Hanya makan-makan dan minum yang ada sambil menghabiskan waktu pergantian tahun. Padahal waktu itu sebuah resources yang limited bagi manusia. Ibaratnya waktu itu sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui. Sangat disayangkan lho kalau cuma untuk dibuang-buang percuma. Semua orang pasti punya sesuatu yang diimpikan, dicita-citakan. Sesuatu yang menjadi tujuan/target/goal didalam hidupnya. Sesuatu – sesuatu tersebut membutuhkan sebuah perencanaan (planing to organize) yang matang untuk mewujudkannya. Sebuah planing itu adanya didepan bukan ditengah atau dibelakang waktu/masa. Jika dibelakang satu kurun waktu itu namanya evaluasi. Evaluasi sendiri juga tak kalah pentingnya, beberapa manfaat evaluasi yang langsung dirasa antara lain adalah mengetahui proges tujuan yang telah kita capai. Mengetahui apa saja yang telah Allah karuniakan untuk kita disamping tujuan-tujuan utama kita. Mensyukuri semua proges capaian kita dan mengetahui kekurangan/kelemahan diri dalam mencapai tujuan yg blm tercapai. Awal tahun adalah saat yang paling pas untuk melakukan evaluasi dan penetapan tujuan. Bahasa kerennya kata teman saya adalah “resolusi”. Enaknya paling tidak satu jam sebelum pergantian tahun mari kita ambil secarik kertas dan sebuah pensil lalu kita tuliskan apa-apa saja anugerah Tuhan yang telah kita peroleh tahun ini. Kita syukuri anugerah tersebut, mungkin sambil saling berbagi cerita tentang anugerah terindah yg kita terima bersama keluarga atau sahabat kita. Sambil menikmati makanan yang ada dan alunan musik kita berbagi cerita nikmat Allah yang terindah, terspesial yang kita peroleh. Bisa jadi cerita kita menginspirasi teman, saudara atau keluarga kita yang lainnya. Saat detik pergantian tahun berganti silahkan bila ingin merayakannya dengan tiupan terompet atau meriahnya petasan tapi justru yang terbaik adalah dengan kesederhanaan. Momentum pergantian awal tahun kita ambil kembali secarik kertas dan sebuah pensil lalu kita tuliskan semua harapan, keinginan, impian, tujuan yang hendak kita raih. Kita tulis harapan kita untuk keluarga. Kita tulis harapan kita dalam karir/pekerjaan kita. Kita tulis harapan kita dalam amal kebaikan/agama. Kita tulis harapan kita untuk diri sendiri. Setelah itu kita baca harapan-harapan tersebut dalam hati kita dan niatkan kita sangup meraihnya dengan bantuan dan perkenan dari Tuhan. Bergandengan tangan dengan keluarga dan sahabat-sahabat kita dan berdoa semoga Allah beri kita kesempatan, kekuatan dan kemampuan dalam meraih semua harapan-harapan tersebut.